Image default
Balap Mobil Tips & Trik

Yuk, Pahami Apa Itu Understeer dan Oversteer

SETANGSETIR.COM, Pernah mendengar kata understeer atau oversteer? Understeer adalah ketika kita berbelok tetapi mobil tetap melaju lurus. Sedangkan untuk oversteer adalah ketika kita berbelok tetapi bagian belakang mobil malah melintir.

Yuk,langsung saja kepenjelasan tentang understeer dan oversteer.

1. Understeer

Image result for understeer
Googl.com

Understeer juga menjadi salah satu alasan kenapa kebanyakan mobil memiliki layout FWD. Dibandingkan dengan oversteer, understeer memang dinilai lebih aman karena lebih mudah diprediksi dan dikendalikan.

Apabila roda depan slip karena mendapat beban kerja yang terlalu besar ketika berbelok. Baik itu akibat melaju atau mengerem terlalu kencang. Pada saat itu roda akan kehilangan daya cengkramnya sehingga mobil akan sulit berbelok dan tetap melaju lurus.

Gejala yang muncul apabila mobil mulai terasa understeer adalah stir terasa lebih ringan. Laju kendaraan ketika berbelok melebar keluar, dan terkadang muncul suara dari ban roda depan.

2. Oversteer

Image result for understeer
Googl.com

Kebalikan dari understeer, bagian belakang mobil merupakan fokus utama terjadinya oversteer. Apabila bagian mobil belakang kita melintir lalu seakan-akan ingin ngesot kedepan, nah itulah oversteer.

Sama halnya dengan understeer, oversteer terjadi apabila roda belakang mobil slip atau kehilangan daya cengkramnya. Hal tersebut terjadi karena pengemudi melaju atau mengerem terlalu kencang. Ketika berbelok atau juga karena melepaskan pedal gas secara mendadak ketika berbelok (lift-off oversteer).

Berbelok dengan terlalu agresif juga dapat menyebabkan terjadinya oversteer. Oversteer akan cenderung terjadi pada mobil dengan penggerak roda belakang (RWD).

Apakah Understeer dan Oversteer dapat di kurangi?

Ya tentunya understeer dan oversteer juga bisa dikurangi (atau ditambah) dengan modifikasi pada mobil. Modifikasi ini terbilang modifikasi yang cukup simpel dan efektif untuk membuat handling lebih netral. Efeknya akan sangat terasa terutama pada keperluan mobil dengan kecepatan tinggi seperti mobil di track.

Beberapa cara modifikasi untuk mengurangi understeer dan oversteer.

Oversteer

  1. Mengurangi tekanan udara ban belakang.
  2. Melunakkan (soft) spring dan anti-roll bar belakang.
  3. Menggunakan ban belakang yang lebih lunak .
  4. Meningkatkan downforce di bagian belakang. Bisa menggunakan spoiler, wings, air diffuser/ splitter, air dam atau modifikasi aerodinamis lainnya.
  5. Mengurangi tinggi mobil bagian belakang.
  6. Menambah camber roda depan.

Understeer

  1. Mengurangi tekanan udara ban depan.
  2. Melunakkan (soft) spring dan anti-roll bar depan.
  3. Menggunakan ban depan yang lebih lunak .
  4. Meningkatkan downforce di bagian depan. Bisa menggunakan air diffuser/ splitter, air dam atau modifikasi aerodinamis lainnya.
  5. Mengurangi tinggi mobil bagian depan.
  6. Menambah camber roda belakang.

Sumber:Bequietndrive.com

Berita Terkait

Ada Tali Pengunci Helm Bisa Dibuka Pake Sidik Jari

Vinska

RI Siapkan Rp1,6 T Bangun Uji Tabrak dan Mobil Listrik 2020

Achmad

V-KOOL Hadirkan Kaca Film Berteknologi Mutakhir

Achmad