December 10, 2019
Image default
Motor

Resmi Dijual di Thailand, Akankah XSR155 Dijual di Indonesia ?

Belakangan pemberitaan mengenai Yamaha XSR155 di Indonesia selalu terdengar, tapi apakah naked bike tersebut juga akan hadir di Indonesia bukan hanya pemberitaan semata?

Berbeda dengan di Indonesia, ternyata Thailand jadi negara pertama peluncuran Yamaha XSR155. Naked bike ini sebelumnya sudah ramai dibicarakan, karena konsepnya terinspirasi dari XSR series bermesin besar.

Bahasa desain Neo Sport Café sangat kental tersurat. Di Negeri Gajah Putih, Yamaha memberi banderol setara Rp 42,2 juta.

Begitu muncul ke publik, desainnya Yamaha XSR155 benar-benar mirip renderan seorang ilustrator yang pernah tersebar di jagad maya. Rangka delta box menjadi konstruksi utama sesuai ekspektasi, dipadu fork upside down di depan dan monoshock yang bisa disetel.

Selain itu, penggunaan headlight bundar, stoplamp superkecil dan sein terpisah juga benar adanya. Tentunya sektor pencahayaan ini sudah mengadopsi LED, plus DRL setengah lingkaran, kecuali seinnya. Bahkan lubang-lubang di pelat samping juga tertera di samping jok, sesuai yang digambarkan.

Pahatan tangki cukup sederhana, namun diberi aksen tekukan di tengahnya. Bagian ini menyambung dengan jok ala motor custom, yang memiliki alur garis-garis hingga ke belakang. Stang lebar dan tinggi juga dipasangkan, hingga cukup terbayang posisi duduknya nyaman dibawa jalan jauh.

Total dimensinya (PxLxT) 805mm x 2.000mm x 1080mm. Catatan jarak sumbu roda 1.330mm, membuat radius putar di angka 2.200mm. Sementara jarak jok ke tanahnya agak tinggi, 810mm. Postur tubuh standar biasanya sedikit jinjit dengan ukuran ini.

Lantas bobotnya, tak begitu beda dengan teman sekelasnya, 134kg. Di sektor kaki-kaki, pelek palang beralur asimetris jadi sepatu naked bike baru ini. Bagian depan dibalut oleh ban 110/70 berdiameter 17 inci. Sementara belakangnya memiliki profil 140/70 17 inci. Sayangnya, dua disc brake yang terpasang belum pakai sensor ABS.

Source pict by https://www.otomotifo.com/harga-yamaha-xsr-155/

Walau terlihat klasik dan sederhana, panel instrumen XSR cukup canggih. Layar full digitalnya dikemas dengan bingkai bulat, guna mempertahankan gaya klasik.

Sajian informasi pun cukup lengkap dan menunjang. Plus, display-nya menarik dengan warna dasar biru dan tulisan putih.

Soal jantung pacu, tak berbeda dengan saudaranya seperti Vixion dan MT-15. Bersemayam mesin satu silinder 155cc SOHC 4-valve. Tentunya dengan teknologi buka tutup katup khas Yamaha, yang disebut VVA (Variable Valve Actuation).

Ukuran diameter dan langkah dibuat hampir setara (58mm x 58,7mm), membuatnya bisa mengeluarkan tenaga di putaran merata.

Catatan di atas kertas, ia sanggup memproduksi daya sebesar 19HP dan torsi puncak 14,7Nm. Sistem suplai bensin juga sudah injeksi, serta suhu mesin terjaga oleh radiator. Seluruh output itu tersalur ke roda belakang dengan transmisi manual 6-speed dan penarik rantai.

Dari seluruh yang dipunya, tentulah Anda bertanya-tanya, kapan masuk ke Indonesia? Mengingat, laman Greatbiker pernah menuliskan bahwa motor ini diproduksi di Tanah Air.

Sayangnya, hingga berita ini ditulis, pihak Yamaha belum mengonfirmasi kapan XSR155 diluncurkan. “Hingga saat ini belum ada kepastian. Kami lihat dulu perkembangannya ke depan. Kalau memang ada permintaan dari konsumen, YIMM pasti pertimbangkan,” Kata Antonius, Manager Public Relations PT YIMM.

 

Source by : Knalpot.co

Berita Terkait

Penyebab Motor Matic Tiba-Tiba Mati Dan Tidak Dapat Distarter

setang setir

Spesifikasi Lengkap, Fitur, dan Mesin Daihatsu Rocky

Guntur

Kenapa Pakai Mangkok Kampas Ganda, Motor Matic

setang setir