Yang namanya mobil bekas, tentu sudah pernah dipakai dan ada tanda-tanda pemakaian, tapi di Cina lagi ramai mobil bekas nol kilometer!
Yup, beberapa hari terakhir ramai dibahas soal fenomena unik di Cina sana, yang bukan tak mungkin juga kejadian di Indonesia nantinya.
Di Cina sana banyak dijual mobil bekas, namun dengan odometer menunjukkan angka nol kilometer alias belum dipakai.
Konsumen pun banyak yang membelinya, karena mobil tersebut dijual lebih murah dari harga semestinya.
Ya meski mobil ini sudah didaftarkan resmi, memiliki plat nomor dan berstatus terjual, namun rodanya belum pernah menyentuh aspal.
Kondisi mobilnya masih mulus, dengan kelengkapan yang sama dengan keluaran terbaru. Siapa yang tak tertarik?
Munculnya fenomena ini disebut sebagai langkah curang pihak produsen dan dealer, untuk mengejar target penjualan.
Dan perlu Anda ketahui, semakin besar angka penjualannya maka produsen akan mendapatkan subsidi dari pemerintah setempat.
Strategi tersebut juga memungkinkan produsen mengklaim subsidi ‘old-for-new’ dan skema mobil listrik yang sedang digencarkan pemerintah.
Mobil Bekas Nol Kilometer Timbulkan Kecemasan
Mobil bekas nol kilometer di Cina ini juga muncul, karena produsen ingin memenuhi kuota ekspor.
Kini pasar mobil bekas di Cina pun kini dipenuhi unit-unit dengan kondisi tersebut.
Dan pada akhirnya kini beberapa pihak merasa khawatir, banyak dealer gulung tikar dan perang diskon semakin tak sehat.
Kementerian Perdagangan Cina telah memanggil sejumlah produsen dan juga asosiasi industri otomotif untuk membahas hal ini.
Dan untungnya fenomena yang terjadi di Cina masih terlalu jauh untuk bisa terjadi di Indonesia.
Di negara kita, tak ada unit mobil bekas dengan nol kilometer, ada pun unit tahun muda dengan odometer rendah.