January 27, 2020
Image default
Balap

Ini Dua Momen Valentino Rossi ‘Kecolongan’ Gelar Juara Dunia

SETANGSETIR.COM, Debut sensasional bagi Valentino Rossi bermula pada tahun 2000. Dimana ia berhasil menjadi runner-up dan pada tahun 2001-2003 ia langsung menjadi juara dunia bersama Repsol Honda Team.

Kegemilangan prestasi berlanjut pada tahun 2004-2005 saat ia mulai membela Yamaha Factory Racing. Gelar juara di 2005 menjadi gelar juara dunia Valentino Rossi yang ke-5 secara beruntun.

Di musim 2006, pembalap asal Tavulia, Italia itu pun juga mempunya kesempatan untuk kembali menjadi juara dunia. Namun ia tidak cukup konsisten seperti beberapa tahun sebelumnya.

Melansir dari laman GridOto, Tiga kali DNF membuat poinnya cukup kedodoran sampai-sampai penentuan gelar juara dunia ditentukan pada seri terakhir di MotoGP Valencia, Spanyol.

Persaingan Yang Kuat

Ia bersaing dengan Nicky Hayden yang bernaung di Repsol Honda Team kala itu. Sebelum tiba di Valencia, Valentino Rossi dan Nicky Hayden hanya berjarak 8 point.

Nahas, Valentino Rossi terjatuh selepas start dan harus finish di posisi 13, Hayden meraih podium ketiga dan memangkas banyak selisih angka.

Tahun tersebut membuat rentetan gelar Valentino Rossi berakhir oleh Nicky Hayden yang konsisten di tiga besar. Kehilangan gelar juara dunia kembali dirasakan Valentino Rossi pada MotoGP Valencia 2015.

Itu adalah momen yang paling diingat bagi fans The Doctor dalam lima tahun terakhir. Pada seri sebelumnya di Sepang, Malaysia, Rossi dinilai melakukan tendangan kepada Marc Marquez. Hal tersebut membuat pembalap yang kini berusia 40 tahun dikenai penalti start paling belakang.

Ia sedang bersaing dengan rekan setimnya sendiri, Jorge Lorenzo dalam peraihan gelar juara dunia.

Rossi dan Lorenzo berjarak 6 angka saja setelah dari Sepang, Rossi yang memuncakki klasemen harus bekerja ekstra keras untuk bisa menang.

Lorenzo yang terus memimpin jalannya lomba sama sekali tidak tergeser oleh Marc Marquez yang membuntuti di posisi kedua.

Valentino Rossi finish di posisi keempat, dan harus puas menjadi runner up setelah tertinggal 5 angka dari Lorenzo.

Ia kehilangan gelar juara dunia, namun disambut bak juara dunia saat kembali ke paddock.

 

Sumber: GridOto.com

Berita Terkait

Ini Jadinya Jika Hatchback Mazda Ikut Kejuaraan IMSA, Mazda3 TCR 2020

Yudi

Tips Mengemudi Dengan Cara Rev Matching Downshift

Achmad

Johann Zarco Resmi Jadi Pembalap Tim Avintia Ducati

Vinska