February 22, 2020
Image default
Lain-lain Mobil Tips & Trik

Anti Lag System pada Mobil Turbo

SETANGSETIR.COM, Bagi para enthusiast, anti lag system ini merupakan sesuatu yang mengasikkan. Keren dan takjub melihat exhaust mobil dengan gagahnya mengeluarkan api dengan bunyi menggelegar. Pada event mobil atau car meet, kalo di kita terkadang ada kontes adu bunyi knalpot. Di luar sana terutama di Amerika, seringkali diadakan kontes anti lag.

Sistem ini memiliki fungsi yang sangat berpengaruh pada performa mobil turbo.

1. Yang Dimaksud Dengan Anti Lag System

Yuk Kenali Anti Lag System pada Mobil Turbo
Google.com./ Anti Lag System

Anti lag system dapat mengurangi lag dengan drastis. Metodenya pun tidak serumit atau semahal twin-turbo dan twincharger. Hasilnya, lag pada turbo dapat berkurang dan tenaga dapat dihasilkan lebih cepat. Anti lag system memiliki efek samping yang disukai para enthusiast. Ledakan keras dan api dari knalpot! Tentunya ini menciptakan style yang sangar dan bringas haha.

awalnya tekhnologi ini digunakan pada Formula 1 di pertengahan 1980an. Kemudian, anti lag juga diterapkan pada mobil-mobil rally dan drifting.

Turbo bekerja dengan tenaga penggerak gas buangan exhaust. Bila pedal gas dilepas, maka gas buangan pun akan berkurang, otomatis turbo pun tidak berputar maksimal. Anti Lag System ini memungkinkan turbo untuk tetap berputar meski saat pedal gas dilepas.

2. Jenis Anti Lag System

Yuk Kenali Anti Lag System pada Mobil Turbo
Google.com

Seconday Air Injection/ Inlet Bypass

Metode ini menggunakan saluran udara tambahan dari intake yang diarahkan ke bagian exhaust untuk memutar turbo.

Udara hasil kompresi turbo tentu memliki kepadatan dan dorongan yang kuat. Nah, apabila pedal gas dilepas, jumlah udara kompresi tentu berkurang masuk ke dalam silinder mesin. Nah, udara kompresi yang tidak terpakai tersebut akan dialirkan melalui saluran tambahan (bypass) ke bagian exhaust.

Ketika dikompresi dan diledakkan, ada sebagian bensin yang tidak terbakar. Bensin yang tidak terbakar tersebut kemudian akan keluar ke exhaust dan bergabung dengan udara yang tadi disalurkan via bypass. Udara bersama bensin ditambah panas serta tekanan pada exhaust kemudian akan menghasilkan ledakan. Ledakan inilah yang kemudian mendorong turbin turbo untuk terus berputar dan menghasilkan boost.

Ignition Delay (Throttle Bypass/ Throttle Kick)

Jenis anti lag system ini menggunakan metode timing pengapian yang diperlambat (retard timing). Retard timing ini singkatnya seperti ini. Idealnya, pengapian terjadi pada saat piston telah naik ke atas atau setelah mengkompresi udara dan bensin. Udara dan bensin yang telah dikompres kemudian diledakkan oleh busi, piston pun terdorong ke bawah.

Nah pada retard timing, timing pengapian ini diperlambat/ delay. Jadi baru ketika piston turun kebawah, barulah diledakkan. Ini dilakukan dengan tuning pada ECU.

Turbo and Intercooler Bypass (D-Valve)

Metode ini mirip dengan Inlet Bypass, tetapi tempat bypass udaranya terletak sebelum turbo dan intercooler. Jadi udara yang disalurkan ke exhaust bukanlah udara hasil kompresi turbo yang tidak terpakai, melainkan udara masuk dari intake langsung dialirkan kepada exhaust untuk mendorong turbin turbo.

Kelebihan

  1. Modifikasi ini merupakan cara yang relatif lebih efektif dan efisien untuk mengurangi lag pada turbo. Dibandingkan dengan misalnya sistem twin turbo atau twincharger yang lebih kompleks dan lebih mahal.
  2. Suara ledakan disertai api yang keluar dari exhaust membuat mobil terasa mengasikkan dan menarik perhatian orang.

Kelemahan

  1. Ledakan pada exhaust akan menghasilkan panas yang besar. Hal ini juga membuat turbo menjadi panas dan mengurangi umur dari turbo.
  2. Ledakan pada exhaust akan menghasilkan tekanan yang besar. Selain mengurangi umur dari turbo, exhaust manifold pun bisa pecah atau retak.
  3. Suara ledakan memang bisa juga menjadi kelemahan. Suara ledakan yang gaduh bagi beberapa orang atau beberapa kondisi tentu tidak diinginkan.
  4. Meskipun jarang terjadi, tetapi api yang keluar dari exhaust dapat berbahaya. Api yang terlalu ekstrim dan terus-menerus dapat membakar bumper belakang mobil yang tentu bisa merembet juga ke bagian lainnya.
  5. Mengurangi engine braking.

Sumber:Bequietndrive.com

Berita Terkait

Melewati Banyak Pemilik, Kini Mobil Tua Enzo Ferrari Dijual

Gethya

Interior Aston Martin DBX yang Eksteriornya Masih Disamarkan

Achmad

Gantilah Busi Mobil Jika Hendak Ingin Pergi Jauh Dan Lama

Rafly